polrestagorontalokota.com – Guna mewujudkan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Kawasan Pelabuhan Gorontalo (KPG) menggelar kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan kepada Anak Buah Kapal (ABK) KM. Sabuk Nusantara 83, KM. Sabuk Nusantara 76, serta buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM).
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Terminal Pelabuhan Pelindo Gorontalo, Jl. Mayor Dullah, Kelurahan Talumolo, Kecamatan Dumbo Raya, pada Rabu (15/04/2026) pagi.
Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolsek KPG Ipda Susanto Otodu, S.H., Manager Operasional PT Pelindo Mursito, Petugas RIP KSOP Gorontalo Mifta M. Pade, jajaran Kanit Polsek KPG, serta para ABK dan buruh pelabuhan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat pelabuhan, mencegah tindak pidana, serta membangun kerja sama lintas sektoral di kawasan pelabuhan.
Dalam arahannya, Kapolsek KPG Ipda Susanto Otodu, S.H., menekankan bahwa keamanan pelabuhan adalah tanggung jawab bersama. Ia mengimbau seluruh pekerja untuk menghindari pelanggaran hukum, seperti mengonsumsi minuman keras (miras) dan penyalahgunaan narkoba.
“Kami meminta rekan-rekan ABK dan buruh TKBM untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja, menjaga keharmonisan, serta menghindari perselisihan. Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan dan berpotensi mengganggu Kamtibmas, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tegas Ipda Susanto.
Sejalan dengan arahan kepolisian, Petugas Kesyahbandaran (KSOP) menyoroti pentingnya standar keselamatan dan kualitas pelayanan. Seluruh pekerja diinstruksikan untuk mematuhi prosedur bongkar muat, meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan penumpang, serta memberikan pelayanan yang ramah dan sigap demi kenyamanan pelayaran.
Sementara itu, pihak PT Pelindo secara khusus memberikan penekanan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Para pekerja dan pengguna jasa pelabuhan diwajibkan untuk:
- Mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) K3.
- Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, seperti helm, rompi, dan sepatu safety.
- Meningkatkan kewaspadaan terhadap pergerakan alat berat dan aktivitas bongkar muat.
- Tidak memasuki area terbatas tanpa izin serta mematuhi rambu keselamatan.
- Mematuhi larangan keras bekerja di bawah pengaruh alkohol maupun narkoba.
Kegiatan penyuluhan terpadu ini menjadi momentum penting bagi setiap stakeholder untuk mempertegas peran dan tanggung jawab masing-masing, guna menjalin kerja sama yang solid di lingkungan Pelabuhan Gorontalo.

