Polresta Gorontalo Kota Gelar Rakor Lintas Sektoral, Mantapkan Sinergi Pengamanan Operasi Ketupat Otanaha 2026

Polrestagorontalokota.com — Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M, Polresta Gorontalo Kota telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral “Operasi Ketupat Otanaha – 2026”. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan lancar pada Kamis (5/3/2026), pukul 09.10 hingga 11.05 WITA, bertempat di Aula Sanika Satyawada Polresta Gorontalo Kota.

 

Rapat dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Gorontalo Kota, KOMPOL Ondang Zakaria, S.H., mewakili pimpinan, dan turut dihadiri oleh Kasat Intelkam, para Kapolsek jajaran, unsur TNI (Kodim 1304/GTL & Lanal Gorontalo), serta perwakilan instansi sektoral tingkat kota dan provinsi.

 

Rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memantapkan komunikasi, serta merancang rencana aksi terintegrasi dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat, baik pada arus mudik, perayaan tradisi lokal, maupun arus balik lebaran.

 

Dalam paparannya, KOMPOL Ondang Zakaria menegaskan bahwa Polresta Gorontalo Kota telah menyiapkan infrastruktur pengamanan yang terdiri dari Pos Pengamanan (Simpang Lima, Bundaran Saronde, Agus Salim), Pos Pelayanan (Mall Gorontalo), serta Pos Terpadu (Pelabuhan Ferry dan Terminal Dungingi).

 

Polresta juga telah memetakan sejumlah ancaman gangguan Kamtibmas, mulai dari potensi kemacetan, laka lantas, aksi premanisme, hingga titik keramaian spesifik pada malam Tumbilatohe dan perayaan Lebaran Ketupat.

 

Rakor ini mencatat komitmen penuh dari seluruh pemangku kepentingan yang hadir, dengan rincian kesiapan sebagai berikut:

  • Dukungan Personel Pengamanan (TNI & Pemda): Kodim 1304/GTL dan Pomal Lanal Gorontalo menyatakan kesiapan personelnya untuk di-BKO-kan ke pos-pos pengamanan, dan saat ini tengah menunggu surat permohonan resmi terkait ploting personel. Satpol PP dan Kesbangpol juga siap memperkuat patroli ketertiban serta menjaga stabilitas wilayah.
  • Kelancaran Arus Transportasi & Pelabuhan: BPTD dan KSOP Kelas III telah merampungkan ramp check pada armada darat dan laut dengan hasil laik operasi. Mengantisipasi lonjakan pemudik, Posko Terpadu Angkutan Lebaran akan aktif mulai pertengahan Maret. Di sisi lain, PT Pelindo akan menambah fasilitas sementara guna mengantisipasi overcapacity di terminal pelabuhan, sementara Dishub akan menerapkan rekayasa lalu lintas dan pembatasan operasional kendaraan bertonase besar pada H-3 puncak arus.
  • Kesiapsiagaan Darurat & Medis: Basarnas dan BPBD telah memetakan titik rawan musibah (perairan) dan bencana alam (banjir/pohon tumbang) dengan menyiagakan alat dan tim reaksi cepat. Dinas Kesehatan turut memberikan dukungan langsung dengan menempatkan tenaga medis di seluruh Pos Pengamanan untuk melayani masyarakat dan petugas.
  • Ketahanan Logistik Energi: PT Pertamina TBBM Gorontalo memastikan stok BBM aman dengan peningkatan ritme distribusi kapal tanker dan penambahan 7 armada mobil tangki. Pertamina juga memohon pendampingan pengamanan dari Polri apabila terjadi lonjakan antrean di SPBU.
  •  

Kegiatan ditutup dengan kesimpulan bahwa seluruh instansi terkait secara prinsip siap 100% mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Otanaha 2026. Sinergi sarana, prasarana, dan personel ini akan dioptimalkan sesuai dengan fungsi masing-masing guna menjamin situasi Kamtibmas yang kondusif, arus lalu lintas yang lancar, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Gorontalo selama ibadah puasa hingga perayaan Idul Fitri.