POLRES GORONTALO KOTA LAKSANAKAN PRESS CONFERENCE PENANGKAPAN PELAKU PEMBUNUHAN

Polres Gorontalo Kota – Polres Gorontalo Kota melaksanakan press conference kejadian pencurian dan kemudian di akhiri dengan pembunuhan yang terjadi pada tanggal 18 maret 2019 pukul 01:35 WITA di pimpin langsung oleh Kapolres Gorontalo Kota AKBP Robin Lumban Raja, S.I.K, M.Si, kegiatan press conference tersebut di laksanakan di Mako Polres Gorontalo Kota, Sabtu (23/03/2019).

Turut serta pada pelaksanaan press conference tersebut, Wakapolres Gorontalo Kota Kompol Wawan Andi S, S.H, S.I.K, Kasat Reskrim, AKP Handy Seno Nugroho S.H, S.I.K, serta perwakilan Bid Humas Polda Gorontalo AKP Karsum.

Dihadapan awak media Kapolres gorontalo menjelaskan kronologis kejadian tersebut, dimana pada hari Senin (18/3/2019) sekitar pukul 01.35 WITA, pelaku masuk ke pekarangan rumah dan melepas kabel CCTV depan rumah yang beralamat di jalan DI Panjaitan, Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan.

“Pelaku masuk melalui pintu garasi rumah dengan mencungkil kunci pintu menggunakan linggis. Setelah berhasil masuk, pelaku mencari uang di lantai satu, tetapi tidak menemukan dan hanya mengambil satu unit handphone milik Sintiyawati yang terletak diatas meja makan,” kata Kapolres.
Lanjut dia, “usaha untuk menemukan uang di lantai satu dan lantai dua tidak berhasil, pelaku turun kembali ke lantai 1 dan mendapatkan pisau dapur yang terletak diatas kulkas didapur untuk menjaga-jaga kalau dirinya kepergok oleh pemilik rumah. Selanjutnya pelaku kembali naik ke lantai dua dan masuk di kamar Simon Pangkong. Mendengar suara ribut, Sintiyawati terbangun dan melihat pintu samping rumah sudah terbuka. Akhirnya diapun membangunkan Yohanes dan Imelda. Sementara itu, Yohanes keluar rumah untuk memeriksa keadaan di pekarangan rumah”.

“Sementara Sintiyawati memilih ke lantai dua untuk membangunkan Simon, Pelaku yang berada didalam kamar merasa panik karena Simon terbangun. Disaat itulah pelaku menikam Simon berulang kali. Saat hendak keluar kamar, tersangka penikaman tersebut berpapasan dengan Sintiyawati yang akhirnya ditikam berulangkali oleh pelaku”.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan Meski dalam kondisi tertikam pisau, Sintiya sempat lari turun ke lantai satu dan memberitahu penghuni rumah yang lain. Sementara itu, Simon yang berusaha menyalakan lampu kamar dan melawan pelaku, akhirnya tewas ditempat kejadian. Selanjutnya pelaku turun ke lantai 1 dan bertemu dengan Yohanes dan Sintiyawati dan langsung menikam kedua korban tersebut. “Setelah itu pelaku masuk ke kamar Imelda, merampas dan membanting handphone yang saat itu digunakan untuk menghubungi suaminya,” jelas Kapolres.

Dalam keterangan resmi Kapolres menjelaskan, tersangka juga menikam Imelda berulang kali ke arah perut, dan Saat melakukan perlawanan, Imelda sempat menarik tutup wajah pelaku dan kemudian mengurung pelaku dikamar kecil dekat kamarnya. Selanjutnya Imelda berlari keluar rumah untuk meminta bantuan warga.

“Pelaku mengaku melarikan diri melalui pohon mangga disamping rumah, dan kemudian lari ke arah belakang rumah korban,” ungkap AKBP Robin.

Kata dia, setelah mengantongi identitas jelas pelaku dan mengetahui dari hasil pengumpulan data bahwa tersangka sudah tidak berada lagi di wilayah provinsi gorontalo. Polres Gorontalo Kota melakukan pengejaran bersama Direktorat Reskrimum, Direktorat Intelkam.

“Kita juga mengirim tim untuk berkoordinasi dengan tim khusus dari Polda Sulawesi Selatan dan Densus 88,” jelas Kapolres.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, dari keterangan tersangka, dirinya mengaku melakukan hal tersebut karena terlilit hutang dan untuk biaya keperluan menikah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.