Peringatan Dirgahayu Bhayangkara ke-80 Polresta Gorontalo Kota Berlangsung Khidmat, Kapolresta Sampaikan Tiga Arahan Penting

Polrestagorontalokota.com – Memasuki usia ke-80 tahun, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mempertegas komitmen pengabdiannya. Sejalan dengan momentum bersejarah tersebut, Polresta Gorontalo Kota sukses menyelenggarakan Upacara Peringatan Dirgahayu Bhayangkara ke-80 pada hari Rabu (01/07/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Taruna Remaja, Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi, Kota Gorontalo ini berlangsung dengan khidmat mulai pukul 07.00 hingga 08.25 WITA, dan dipimpin langsung oleh Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol. Suryono, S.H., S.I.K., M.H. selaku Inspektur Upacara.

Sebagai wujud kuatnya sinergi antara Polri dan berbagai elemen pemerintahan di Kota Gorontalo, upacara ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh-tokoh penting lainnya yakni, H. Adhan Dambea, S.Sos, S.H., M.A.Walikota Gorontalo, Letkol Inf Jon Patar Hasudungan Banjarnahor, S.IP., M.I.P.Dandim 1304/Gorontalo, Bayu Pramesti, S.H., M.Hum.Kajari Kota Gorontalo, Irwan HunawaKetua DPRD Kota Gorontalo, Indra GobelWakil Walikota Gorontalo, Kapten Laut (P) Eddie KrisnantoPjs Palaksa Lanal Gorontalo, Kombes Pol Fikri Sjafri, S.I.K.Kepala BNN Kota Gorontalo, Kusno Katili, S.SiT., M.H, QRMPKepala Kantor BPN Kota Gorontalo, Mario S. NurkamidenKetua KPU Kota Gorontalo, Sukrin S. Thaib, M.Fil.Ketua Bawaslu Kota Gorontalo, KH. Abdul Rasyid Camaru Ketua FKUB Provinsi Gorontalo.

 

Dalam amanatnya, Kapolresta Gorontalo Kota menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengorbanan seluruh personel Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Beliau menyoroti tema peringatan tahun ini:

“Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini mengusung tema ’80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat’. Tema ini bukanlah sekadar slogan, melainkan sebuah komitmen nyata dan janji bakti institusi Polri kepada seluruh rakyat Indonesia.”

Merespons dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks—mulai dari kejahatan konvensional hingga kejahatan siber—Kapolresta menekankan bahwa modernisasi dan penguasaan teknologi adalah sebuah keharusan. Namun, hal tersebut tidak boleh menggeser hakikat dasar Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolresta juga memberikan tiga arahan penting untuk dipedomani oleh seluruh jajaran Polresta Gorontalo Kota:

  1. Peningkatan Profesionalisme Penegakan Hukum: Setiap penanganan perkara harus dilakukan secara transparan, berkeadilan, dan menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia. Hukum harus tajam ke atas dan humanis ke bawah.
  2. Perkuatan Sinergitas dan Soliditas: Keamanan nasional tidak bisa diwujudkan oleh Polri sendirian, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dan sinergi kuat dengan TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan seluruh komponen masyarakat.
  3. Penjagaan Netralitas dan Dedikasi: Polri harus senantiasa hadir dan siap sedia mengabdi tanpa pamrih demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebelum menutup amanatnya, Inspektur Upacara mengajak seluruh peserta untuk mendoakan para Bhayangkara yang telah gugur dalam tugas, serta menyampaikan rasa hormat kepada para sesepuh dan pendahulu Polri atas jasa-jasa mereka dalam membangun institusi kepolisian.