KAPOLRES GORONTALO KOTA JELASKAN BAHWA TIDAK ADA TANDA KEKERASAN DI TUBUH MAHASISWA S2 YANG MENINGGAL DI KAMAR KOS

Polres Gorontalo Kota-Kematian Rika Van Gobel mahasiswi Pascasarjana Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Negara (PKN) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bukan karena tindak kekerasan.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra, pada Senin (13/1/2020). Dia mengatakan, sesuai hasil visum, tidak ada tindak kekerasan ditubuh mahasiswa tersebut.

“Hasil visum tidak ditemukan tindakan kekerasan atas kematian Rika Van Gobel,” kata AKBP Desmont Harjendro Agitson Putra.

Desmont mengatakan, sesuai keterangan suami korban, Rika memiliki riwayat penyakit maag akut.

“Komunikasi terakhir dengan istrinya pada Sabtu lalu. Setelah itu sudah tidak lagi berkomunikasi. Suaminya mencoba mendatangi kos-kosan untuk mencari istrinya,” ujarnya.

“Tempat kos istrinya dalam kondisi terkunci, sehingga ia langsung mendobrak pintu kosan tersebut dan mendapati istrinya sudah tak bernyawa lagi,” ujarnya.

Dia menambahkan, dari keterangan visum, warga Bolmong Utara, Sulut itu sudah meninggal kurang lebih 24 jam.

“Lebam yang ditemukan di badan Rika Van Gobel merupakan lebam mayat, bukan karena tindakan kekerasan,” ujarnya.

 

4 thoughts on “KAPOLRES GORONTALO KOTA JELASKAN BAHWA TIDAK ADA TANDA KEKERASAN DI TUBUH MAHASISWA S2 YANG MENINGGAL DI KAMAR KOS

Leave a Reply

Your email address will not be published.