Hadiri Silaturahmi HUT Kota Gorontalo Ke-298, Kapolresta Tekankan Peran Orang Tua Cegah Kekerasan Seksual pada Anak

Polrestagorontalokota.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gorontalo yang ke-298, Kapolresta Gorontalo Kota, KOMBES POL. Suryono, S.H., S.I.K., turut hadir dan memberikan arahan strategis dalam kegiatan “Silaturahmi Pemerintah Kota dengan Masyarakat”, pada Senin malam (06/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WITA ini berlokasi di Lapangan Sepak Bola Kompleks Masjid Al-Farhan, Kelurahan Dulomo Utara, Kecamatan Kota Utara. Acara ini menjadi wadah konsolidasi antara jajaran pemerintahan, penegak hukum, dan warga setempat.

Sinergitas lintas sektoral terlihat dari kehadiran para tokoh dan pejabat penting, di antaranya:

  • Adhan Dambea, S.Sos., M.A. (Wali Kota Gorontalo)
  • Indra Gobel (Wakil Wali Kota Gorontalo)
  • Ir. H. Ismail Madjid, M.TP. (Sekretaris Daerah Kota Gorontalo)
  • KOMBES POL. Suryono, S.H., S.I.K. (Kapolresta Gorontalo Kota)
  • KOMBES POL. Fikri Syafri, S.I.K. (Kepala BNN Kota Gorontalo)
  • Iptu Marwan Muhamad, S.H., M.AP. (Kapolsek Kota Utara)
  • Dwi Susanti Lahmutu, S.STP., M.AP. (Camat Kota Utara)

Dalam sesi sosialisasinya, KOMBES POL. Suryono memaparkan evaluasi keamanan di wilayah hukum Kota Gorontalo. Beliau mengajak masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan, atau dengan kata lain, “menjadi polisi bagi diri sendiri.”

Beberapa poin krusial yang ditegaskan oleh Kapolresta meliputi:

  1. Tren Penurunan Angka Penganiayaan: Berdasarkan data Polresta, kasus penganiayaan merupakan tindak pidana tertinggi di Kota Gorontalo. Namun, terdapat tren penurunan yang signifikan, dari 288 kasus pada tahun 2025 menjadi 167 kasus di awal tahun 2026.
  2. Ancaman Asusila pada Anak: Kasus pelecehan seksual, khususnya yang menyasar anak-anak, menduduki peringkat kedua tertinggi. Kapolresta memberikan imbauan keras sekaligus empatik kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap lingkungan pergaulan anak.
  3. Komitmen Institusi: Polresta Gorontalo Kota menegaskan komitmen penuh untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari tindakan asusila melalui dua pilar utama: pendekatan pencegahan (preemtif) dan penindakan hukum secara tegas (represif).

“Saya meminta bantuan kepada Bapak dan Ibu sekalian untuk menjaga anak-anak kita agar tidak menjadi korban pelecehan seksual. Peran keluarga adalah benteng utama. Mari bantu pihak kepolisian dengan menjadi polisi di lingkungan dan diri sendiri,” tegas Kapolresta.