Polrestagorontalokota.com — Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polresta Gorontalo Kota melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi “Ketupat Otanaha – 2026”. Kegiatan ini dilangsungkan di Lapangan Apel Polresta Gorontalo Kota pada Kamis (12/3/2026) mulai pukul 15.45 hingga 16.20 WITA.
Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Gorontalo Kota, KBP. Suryono, S.H., S.I.K., M.H., selaku Pimpinan Apel. Rangkaian acara inti diwarnai dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel, sebagai simbol dimulainya kesiapsiagaan penuh seluruh elemen pengamanan di wilayah Kota Gorontalo.
Gelar pasukan ini menjadi wujud nyata komitmen dan sinergi lintas sektoral. Pasukan apel terdiri dari gabungan peleton Perwira, Staf, Samapta, Lantas, Intel/Reskrim/Narkoba, serta peleton eksternal dari TNI AD (Kodim 1304/GTL), TNI AL, Satpol PP, BPBD, Dishub, Dinas Kesehatan, hingga elemen masyarakat seperti PKS dan Pramuka.
Turut hadir di mimbar kehormatan jajaran Forkopimda dan pemangku kepentingan strategis, di antaranya Kasdim 1304/GTL Letkol Inf. Mutakdir, M.Han, Dangkal Limboto Kapten Laut (P) Eko Purwono, Kadishub Kota Gorontalo Hermanto Saleh, S.I.P., Plt. Kepala BPBD Dandy W. Daud, S.E., Kepala Pelabuhan Ferry Deni Abdul, S.H., dan KPLP Kota Gorontalo Andriyanto, beserta seluruh Pejabat Utama (PJU) Polresta Gorontalo Kota.
Dalam amanat serentak yang dibacakannya, Kapolresta Gorontalo Kota menyoroti dinamika eskalasi geopolitik global di Timur Tengah yang berimplikasi pada gejolak harga minyak dunia dan stabilitas ekonomi. Menyikapi hal tersebut, Polri bersama seluruh pemangku kepentingan dituntut untuk menjaga stabilitas dalam negeri, khususnya mengamankan momentum Idul Fitri yang memiliki multiplier effect besar terhadap perputaran ekonomi daerah.
Berdasarkan data survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan mobilitas masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.
Guna menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik serta perayaan Idul Fitri, Polresta Gorontalo Kota telah menetapkan strategi pengamanan sebagai berikut:
Masa Operasi: Berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 s.d. 25 Maret 2026.
Kekuatan Personel: Melibatkan 337 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait.
Infrastruktur Posko: Telah didirikan 6 Pos, yang terdiri dari 3 Pos Pengamanan (Pos Pam), 1 Pos Pelayanan (Pos Yan), dan 2 Pos Terpadu.
Fokus Sasaran: Pengamanan akan diprioritaskan pada 381 objek vital, mencakup masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, hingga bandara.
Di akhir amanatnya, KBP. Suryono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur gabungan yang terlibat, serta mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
“Jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan, setiap tantangan sebagai panggilan tugas, serta setiap pelayanan bagi masyarakat sebagai ladang ibadah,” tegas Kapolresta menutup amanatnya.
Rangkaian giat Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Otanaha 2026 berakhir pada pukul 16.20 WITA dalam keadaan tertib, aman, dan kondusif.

