Polrestagorontalokota.com — Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan amal sekaligus mempererat kemitraan dengan masyarakat, Polresta Gorontalo Kota sukses menggelar kegiatan Pemberian Takjil Buka Puasa Secara Gratis. Kegiatan bernuansa sosial dan humanis ini berlangsung pada hari Jumat (6/3/2026), mulai pukul 16.00 hingga 16.37 WITA, bertempat di depan Kantor Sat Lantas Polresta Gorontalo Kota, Kelurahan Tenda, Kecamatan Hulonthalangi.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Gorontalo Kota, KBP. Suryono, S.H., S.I.K., M.H., didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Kota Gorontalo Kota, Ny. Puri Suryono. Turut hadir mendampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta, di antaranya Kabag Ops, Kabag Ren, Kabag Log, jajaran Kasat (Intelkam, Reskrim, Binmas, Lantas, Tahti), Kasi Kum, Kasi Propam, Kasium, Kanit Regident, serta para Kapolsek jajaran dan Pengurus Bhayangkari.
Yang istimewa dari pembagian takjil kali ini adalah hadirnya elemen masyarakat sebagai mitra Polri. Polresta Gorontalo Kota secara khusus menggandeng Ikatan Pengemudi Bentor (IPB) Provinsi Gorontalo, yang dihadiri langsung oleh Ketua IPB Yasin Abdullah dan Sekretaris Novaldi Ladju, serta 10 anggota Saka Bhayangkara Polresta Gorontalo Kota.
Keterlibatan komunitas pengemudi bentor dan pemuda Pramuka ini merupakan representasi nyata dari sinergitas dan kolaborasi inklusif dalam menebar kebaikan di bulan suci Ramadan.
Dalam pelaksanaannya, Kapolresta beserta jajaran PJU dan Pengurus Bhayangkari turun langsung menyapa warga di jalan raya. Sebanyak 500 paket takjil berhasil didistribusikan kepada para pengendara yang melintas, baik pengguna kendaraan roda empat (R4), roda tiga/bentor (R3), maupun roda dua (R2). Pembagian ini difokuskan untuk membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
Giat sosial ini merupakan bagian integral dari komitmen institusi Polresta Gorontalo Kota untuk senantiasa hadir dan dekat dengan masyarakat. Polri menyadari bahwa perlindungan dan pengayoman tidak hanya diwujudkan melalui ketegasan dalam Penegakan Hukum (Gakkum), melainkan juga lewat pendekatan sosial-kemanusiaan yang menyentuh langsung denyut nadi kehidupan warga Kota Gorontalo.

