Polrestagorontalokota.com – Dalam rangka mengevaluasi dan meningkatkan mutu pendidikan, tim dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri melaksanakan Pengkajian Gabungan Hasil Didik Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri T.A. 2022. Kegiatan ini dipusatkan di Aula Sanika Satyawada, Lantai Tiga Polresta Gorontalo Kota, Rabu (5/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WITA tersebut merupakan forum evaluasi strategis antara Lemdiklat Polri sebagai lembaga pendidikan dengan Polresta Gorontalo Kota sebagai salah satu satuan kerja (satker) penerima lulusan.
Tim Lemdiklat Polri dipimpin oleh Tutor Utama Lemdiklat Polri, KOMBES POL Siwi Erma Andriani, S.I.K. Rombongan diterima langsung oleh Kapolresta Gorontalo Kota, KOMBES POL Suryono, S.H, S.I.K, M.H, beserta jajaran.
Tujuan utama dari pengkajian ini adalah untuk mengukur dan menilai kualitas hasil didik lulusan Diktukba T.A. 2022 yang kini bertugas di lapangan. Penilaian mencakup tiga aspek utama: pengetahuan (kognitif), keterampilan (psikomotorik), dan sikap kerja (afektif).
Selain itu, Lemdiklat Polri berupaya mendapatkan umpan balik (feedback) langsung dari satker pengguna mengenai kinerja dan kompetensi para bintara remaja tersebut. Masukan ini akan digunakan untuk mengidentifikasi kekurangan serta kebutuhan pengembangan dalam sistem pendidikan Polri, agar ke depan lebih efektif dan relevan dengan tantangan tugas.
Pengkajian ini tidak hanya melibatkan internal Polri. Untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif, kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan eksternal.
Tampak hadir Dandim 1304 Gorontalo, KOLONEL ARM. Asep Ridwan, S.H, M.HAN; Ketua Pengadilan Negeri Gorontalo, Yusuf Syamsuddin, S.H, M.H; dan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Gorontalo, Wiwin Tui, SH.
Masukan juga digali dari tokoh masyarakat, di antaranya Ketua Lembaga Adat Kota Gorontalo, Abdullah Paneo, serta tokoh agama Waluyo Dwi Asmoro dan Supriyanto Malik, yang didampingi peneliti, Suliadi, S.Si, Ph.D.
Diharapkan, hasil dari forum evaluasi ini dapat digunakan sebagai bahan perbaikan berkelanjutan pada proses pendidikan dan pembentukan personel Polri, demi terwujudnya anggota Polri yang semakin profesional dan berkualitas.

