Cegah Kemacetan dan Jaga Kamtibmas, Polsek Kota Barat Amankan Pasar Tradisional Selasa Pilolodaa

polrestagorontalokota.com — Geliat perekonomian masyarakat di Pasar Tradisional Selasa, Kelurahan Pilolodaa, Kecamatan Kota Barat, selalu menghadirkan keramaian yang berpotensi menimbulkan kemacetan hingga kerawanan tindak kejahatan. Merespons hal tersebut, jajaran Polsek Kota Barat turun langsung melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas pada Selasa pagi (1/9/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Kota Barat, AKP J.A. Mamahani. Dalam pelaksanaannya, Kapolsek didampingi oleh Kanit Sabhara Aiptu Irfan Bandaso dan Aipda Rahim Laramimu, yang bersiaga di titik-titik krusial di sekitar area pasar.

Kapolsek Kota Barat, AKP J.A. Mamahani menjelaskan bahwa kegiatan pengamanan (pam) dan pengaturan lalu lintas (gatur lalin) ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Selasa.

“Kehadiran kami di tengah aktivitas pasar rakyat ini bertujuan untuk menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas). Selain mengurai kepadatan kendaraan, anggota di lapangan juga proaktif membantu warga dan pengunjung pasar yang hendak menyeberang jalan,” ungkap AKP Mamahani.

Menariknya, dalam kegiatan kali ini, Polsek Kota Barat tidak bekerja sendirian. Pengamanan dan pengaturan lalu lintas ini melibatkan personel dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Gorontalo. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata sinergitas lintas sektoral antara Polri dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Di sela-sela pengaturan lalu lintas, personel gabungan juga tidak henti-hentinya memberikan edukasi dan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya menjelang momen pergantian tahun yang biasanya diiringi dengan peningkatan aktivitas ekonomi.

Petugas secara humanis menyapa para pedagang, pengunjung, hingga pengendara becak motor (bentor) untuk tetap waspada. Masyarakat diimbau agar berhati-hati saat melakukan transaksi jual-beli guna mencegah terjadinya aksi pencopetan, penipuan, maupun hal-hal yang tidak diinginkan lainnya.

Selain itu, imbauan ketertiban juga menyasar penataan parkir. “Kami mengarahkan para pengguna kendaraan roda dua, roda empat, maupun pengemudi bentor agar memarkirkan kendaraannya dengan rapi pada tempat yang telah disediakan. Hal ini sangat penting untuk mencegah penyempitan bahu jalan yang sering menjadi biang kemacetan saat hari pasar,” tambah personel di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di Pasar Tradisional Selasa Pilolodaa masih terus berlangsung. Berkat kesigapan petugas dan tingginya kesadaran masyarakat, situasi di lokasi pasar dan sekitarnya terpantau aman, lancar, dan sepenuhnya terkendali.